Langsung ke konten utama

Penampakan 'Gunung Hantu' di Alpen

Fotografer sekaligus petualang, Roberto Bereto adalah yang pertama kali berpikir untuk menangkap penampakan 'Gunung Hantu; di kawasan Gunung Rocciamelone, Alpen, ini.
Setelah mendaki Gunung Rocciamelone sebanyak 25 kali, Bereto pertama kali melihat fenomena alam yang menakjubkan ini ketika berkemah di puncak tertinggi Susa Valley.
Saat ini Bereto memiliki koleksi foto 'Gunung Hantu' yang semuanya diambil dari ketinggian 3.538 meter. Foto-foto itu menampakkan dua gunung yang saling tumpang tindih. Salah satunya adalah gunung yang hanya berupa bayangan.
Meski hanya bayangan, namun bentuk refleksi ini benar-benar sempurna dan menyerupai gunung. Seolah-olah bayangan itu terbentuk dari gunung yang lebih besar, atau merupakan gunung yang tak tampak secara kasat mata.
"Aku sedang menyiapkan segala keperluan untuk berkemah di Susa Valley, kemudian pergi untuk mencari salju bersih sebagai pengganti air," jelasnya, seperti dilansir Dailymail (27/09).
"Ketika melihat ke timur, saya melihat wilayah yang luas, gelap, dan berbentuk kerucut," Bereto mendeskripsikan bentuk gunung bayangan yang dilihatnya.
Bereto langsung terkesima melihat bayangan besar yang terlihat seperti sebuah gunung raksasa itu. Tak seperti semua bentuk bayangan yang ada di sekitar pegunungan Alpen, bayangan ini benar-benar sempurna dan menyerupai sebuah gunung.
Hingga kini Bereto telah mengabadikan banyak gambar gunung bayangan ini dari puncak tertinggi Susa Valley di Piemonte. Ini dia hasil tangkapan Bereto yang memperlihatkan gunung bayangan yang penuh misteri.
gunung bayangan Alpen 1
Solent News/Roberto Bereto
gunung bayangan Alpen 2
Solent News/Roberto Bereto
gunung bayangan Alpen 3
Solent News/Roberto Bereto
"Yang paling kusukai dari gunung ini adalah bahwa fenomena ini benar-benar alami," jelas Bereto.
Penampakan gunung hantu ini, menurut Bereto, membuatnya semakin mencintai alam karena segala fenomena ajaibnya. Gunung bayangan juga membuatnya bisa mengerti alam dengan baik.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Metode Penyiksaan Sadis Di Eropa Berita Aneh - Ini adalah 5 jenis metode dan alat penyiksaan di eropa yang dipakai pada abad ke 18. 1. Scold's bridle Dipasang di kepala buat ngehukum para kaum wanita yang kebanyakan ngoceh. Dengan make ni alat, nggak bakal bisa ngomong apa-apa. 2. Breaking wheel Orang yang dihukum diiket di roda, trus dicambuk, di palu, diseret, diputer-puterin, dll ampe tu orang mabok ato nggak mati 3. Iron maiden Ni baru kalo menurut wa cara penyiksaan paling parah, orang dimasukin kedalam alat mirip sacrophagus yang di sisinya ada duri-duri dari besi. Duri-duri tersebut dirancang biar nggak mengenai organ vital, jadi pas tu pintunya ditutup, orang nggak bakal langsung mati, tapi bakal tersiksa perlahan-lahan sampe mati. Selama disiksa, orang yang dihukum diintrograsi sampai dia mati. 4. Judas Chair Kedua paling parah nie, cewe ato cowo diposisin en diiket diatas kursi yang berbentu...
5 Lagu Ini Dipercaya Dapat Memanggil Makhluk Halus. percaya gak percaya sih. 1. LINGSIR WENGI 2. MALAM SATU SURO 3. NINA BOBO 4. MANTRA JELANGKUNG 5. ASEREJE

Tidak Selamanya Susu Sapi Sehat

Sejak kecil, hampir semua anak dari kita pasti selalu disuruh agar rajin minum air susu oleh orangtua. Alasannya sangat klasik, yaitu agar cepat besar dan jadi anak pintar. Para produsen susu juga menghujani masyarakat melalui media massa tentang manfaat meminum susu. Namun, beberapa tahun terakhir, ajakan meminum susu secara masif tersebut mengundang perdebatan. Apalagi, sejak maraknya kampanye pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif bagi anak bingga bemsia minimal enam bulan. Sorotan terhadap khasiat air susu sapi semakin tajam lantar-an terbukli memicu efek samping yang bersifat negatif. Ternyata, orang yang mengkonsumsi susu sapi dan produk turunannya dapat mengalami alergi.Tapi jika anda pikir susu selalu baik bagi kesehatan, mungkin anda harus mencermati ini. Dalam ilmu kesehatan, alergi susu sapi (ASS) didefinisikan sebagai suatu reaksi tidak diinginkan yang diperantarai secara imunologis akibat protein susu sapi. Alergi ini biasanya dikaitkan dengan reaksi hipersensitiv...